Aku merindukan mu di awal subuh
Disaat bulan belum beranjak
Bahkan embun beningpun belum memenuhi dedaunan
Rindu ini memenuhi sela nadiku
Berjalan pelan, senyap
Rasanya dingin membeku
Terhanyut bercampur darah
Terserap memenuhi rongganya
Kupejamkan mata,
Lembut rasa ini membelai jiwa
Setiap dinding hati berdetak
Berkecamuk penuh sesak
Seperti Kristal yang terendap di dunia ketujuh
Kerinduan ini akhirnya kutemukan
Bergelayut manja di sepertiga malam tiba
Dan ingin kudekap kamu selamanya

Tidak ada komentar:
Posting Komentar